KANAL 4Event


JIP
- Kalau off-road di Sumsel diibaratkan sebuah kompor, maka Kabupaten Lahat adalah salah satu sumbu utamanya. Dari kota inilah kompetisi off-road di Sumsel bisa terus langgeng. Lahat juga tercatat beberapa kali menjadi penyelenggara Kejurnas Off-road. Dua tahun lalu bahkan kota ini berkolaborasi dengan 2 kabupaten lain—Kab. Empat Lawang dan Kodya Pagaralam—untuk membuat sebuah kompetisi off-road tingkat nasional.

Di saat kabupaten lain mulai surut menyelenggarakan kompetisi off-road, Kabupten Lahat tetap setia menggelar event. Pun disaat kabupaten lain marak, Lahat masih tetap membuat kompetisi off-road.

Salah satu kekuatannya, karena Bupati Lahat, H. Saifudin Aswari adalah off-roader yang masih aktif sampai sekarang. “Sebagai putra daerah, selayaknya mengangkat nama Lahat. Salah satunya dengan menyelenggarakan off-road tingkat Nasional,” ujar Kak Aswari, demikian orang nomor satu Lahat ini disapa.




Tradisi menjadi penyelenggara off-road ini terus berlangsung hingga sekarang. Apalagi kini Lahat kedatangan Andi Ervin, Wakapolres Lahat yang notabene juga off-roader aktif.

Maka bertepatan dengan jelang hari Bhayangkara ke 65, Polres Lahat pun berinisitif mengadu para off-roader dari seluruh Sumatera dan Jawa. Jadilah sebuah event di akhir Juni lalu diberi nama Bhayangkara 65th Adventure II.

Keberadaan event ini sekaligus membuktikan bahwa, event-event di Sumsel bukan lagi main-main. Keseriusan ditandai dengan persiapan jauh-jauh hari. Undangan disebarluaskan ke seluruh penjuru guna menarik peserta sebanyak-banyaknya. Dan pastinya, Polres Lahat kejatuhan ‘sampur’ untuk menjadi penyelengara yang baik. Mengontrak Alpian ‘Piuk’ Masconi adalah solusi untuk mendapatkan sosok trek master yang berkualitas. Piuk pun membawa beban tanggung jawab ini dengan melatih marshal baru dari jajaran anggota kepolisian. “Bekal garis komando dan dasar kedisiplinan membuat pelatihan marshal tak menemui kesulitan,” ungkap Piuk.




Tepat harinya, sebanyak 57 off-roader memadati event yang dipusatkan di lapangan MTQ depan Kodam, Lahat. Tokoh-tokoh off-road dari Palembang, Pagaralam, Empatlawang, Muaraenim, Musi, Baturaja, Metro Lampung, Tanjungkarang, Jambi, Bengkulu, Jakarta, Malang sampai utusan Kisaran—Medan.

Mungkin kota Kabupaten lain di Sumsel juga bakal menyelenggarakan event off-road seperti kota Lahat. Kalau semuanya bisa ramai dan tetap menjaga semangat kebersaman, yakin api kompetisi off-road adventure Sumsel tak akan pernah padam. Jadikan Sumsel menjadi Bumi Off-road adventure.   

   
Peserta Terjauh
Peserta paling jauh di event ini adalah tim dari kota Malang, Jatim dan kota Kisaran,  Asahan, Sumut. Dari Malang, Jatim, hadir Josua Pasaribu yang akrab dipanggil Yosi. Khusus untuk wakil tim kota Kisaran, mereka berani menempuh jarak dari Asahan ke kota Lahat Sumsel. “Jadi untuk perjalanan darat saja, kita sudah 2 hari 2 malam menuju Lahat,” ujar Fajar Syahputra, salah satu penggawang tim.

Tim yang berjuluk Rambate Rata Raya Hobbies (R3H) ini terdiri dari 2 jip. Jip pertama digawangi  Fajar Syahputra dengan co-driver Faisal Herawan. Sedangkan jip kedua  diisi Rizky Sagala dengan co-driver Ucok.

Tak hanya membawa 4 personil, tim R3H ini justru membawa rombongan besar. “Semuanya berjumlah 20 orang, mas,” imbuh Fajar.  Dari mulai tim mekanik, istri, ayah, ibu, keponakan, ipar dan teman-teman. “Pokoknya ramai banget, kayak mau pindahan.”

Selanjutnya tim R3H ini bergabung dengan Djoko Jangkrik, karena setiap tim harus berjumlah 3. Hebatnya, Fajar Syahputra bahkan bisa merebut juara 3 dan juara 1 untuk Tim.   
    Selamat deh.


Seputar Trek
1.    Tiga off-roader Sumut dikenal dengan sebutan Bugil,  yang artinya Bule Gilo (gila-red) dan Bupati Gilo. Bule Gilo diwakili Vincent off-roader Palembang. Sedangkan Bupati Gilo diwakili  H Budi Antoni Aljufri (Bupati Empat Lawang) dan  H. Saifudin Aswari (Bupati Lahat). Ketiganya memang benar-benar gilo kalau sedang ngegas jip

2.    Aksi ibu-ibu Bhayangkari Polres Lahat seakan tak mau kalah. Di pinggir sirkuit, ibu-ibu ini buka tenda makan dan minum dadakan. Ternyata masakannya lumayan lezat.
3.    Trek sungai Lematang, Lahat sangat menggoda off-roader untuk memacu jipnya. Lucunya tidak terlihat off-roader yang mau survey masuk air terlebih dulu. Jadinya banyak yang salah jalan.
4.    SCS tim yang rencana digelar 2 trek terpaksa dibatalkan satu karena waktunya tidak cukup
5.    Melihat  trek lurus di SCS 7,  H Budi Antoni Aljufri begitu semangat memacu jipnya. Sayang, jelang tikungan jip sulit dikendalikan dan klontang. “Kalau enggak Klontang, pasti fastest nih,” gerutu pria penyuka acara Opera Van Java ini
6.    Selain menggelar kompetisi Jip, digelar juga kompetisi motoradventure.
7.    Khusus untuk jip-jip standar tanpai winch, disiapkan trek tersendiri dan disediakan hadiah. Namun ada juga yang penasaran pengin menjajal trek kelas ekstrem. Dan ketebak hasilnya, karena trus diam ditempat di tengah trek.

Hasil Lomba
Kelas Un 2.500
1. Djoko Jangkrik/Deri                  Alpindo 47            DKI  Jakarta        814
2. Hary S/Moklisin                   Gajah Lampung           Lampung           640
3. Fajar S/ Faisal                       Alpindi 47 R3H             Sumut             623
4. Herwan Nando/Jumakin           Besemah 1              Sumsel             610
5. Yudi/Wawan                        Baban Off-road             Jabar              609

Kelas Up 2.501
1. Buchari/Pelambang                 Jambi                Jambi              735
2. Arkadius/Edy                       Besemah I           Sumsel            714
3. Dwi AS/Harwanto            Gajah Lampung      Lampung          690
4. Vincent/Hendri                   4Lawang A            Sumsel            675
5. Pendy HS/Denny                   Ti Em Ti             Bengkulu          655

Juara Tim
1. Ti Em Ti                    Bengkulu
2. Jambi                          Jambi
3. Alpindo 47         Sukabumi-Kisaran
4. Besemah 1               Sumsel
5. 4Lawang A               Sumsel   

Kelas Standar
1. Zulfarmansyah/Bayu        Sumsel        275
2. Andi/Tajudin                     Sumsel        265
3. Sudirman/Bujuk               Sumsel        248
4. Brigpol Selki/Rully            Sumsel        239
5. Endang/Miri                     Sumsel        237

Juara Umum
1. Djoko Djangkrik/Deri             Alpindo 47
2. Buchari/Pelambang                  Jambi
3. Arkadius/Edy                           Sumsel
4. Pendy HS                        Ti Em Ti Bengkulu
5. Dwi AS/Harwanto              Gajah Lampung

Sebuah Catatan Kecil
Ada beberapa catatan yang rasanya perlu diperhatikan dalam penyelenggaraan event. Mungkin ini bisa terjadi di event manapun, tidak hanya di Lahat. Seperti misalnya saat briefing sebaiknya digelar secara resmi, dengan penjelasan aturan main secara detail. Ini menghindari protes-protes non formal yang terjadi setelah event.
Peserta yang hadir pun harus tepat waktu. Memang awalnya agak sulit, karena jadwal kompetisi sering berbenturan dengan jadwal hari kerja. Namun solusi tetap harus dicari, agar proses scrutineering panitia juga bisa on schedule. Sehingga proses scrutineringnya bisa berlangsung maksimal.



Bengkel QUITONK

Spesialis : Jip untuk adventure.

Jl. Gedongsongo No 9, Semarang No Hp 0816663672

Bengkel Speed Off Road & Adventure, 48 CUSTOM

Spesialis : Bodi, mesin, kaki-kaki, interior, rollbar dan tune-up.

Suzuki, Jimny, SJ410, 4x4,
Jl Terusan Pesantren, no 48 Sukamiskin, Bandung Jawa Barat 0813-2038033

Bengkel GLOBAL MOTOR

Spesialis : Ssangyong

Jl. Raya Bambu Apus no. 33A Jakarta Timur Telp : (021) 2937-7947 : 0812-8382-849 : 0877-7585-6657


JIP [TV]
Infiniti FX37 review
JIP IMAGE
Mazda Liventure <br> Media drive yang bertemakan “Liventure Journey”
Mazda Liventure
Media drive yang bertemakan “Liventure Journey”
JIP TWITTER FEED
Review Produk