KANAL 4Modifikasi

Modifikasi On-road
Modifikasi On-road, AMC Jeep CJ-7 1984
Penulis : Suryo Sudjatmiko | Foto : Bimo S.Soeryadi

JIP - Banyak orang yang berangapan bahwa roh sebuah traditional Jeep terpatri pada sepasang lampu bulatnya. Namun pada kenyataannya, YJ Wrangler menggunakan lampu kotak sebagai lampu utamanya. Sehingga banyak dari para pecinta Jeep mengatakan bahwa YJ Wrangler merupakan anomali disain. Konon penggunaan lampu kotak tersebut besar kemungkinan terjadi karena YJ Wrangler lahir pada masa kepemilikan Renault terhadap Jeep. Produsen asal Prancis tersebut ingin memberikan ciri yang agak ‘Eropa’ terhadap produk-produk Jeep yang membanjiri pasaran saat itu.

Lazim kiranya jika para penggila Jeep memberikan predikat pada CJ-7 sebagai salah satu kendaraan 4x4 yang cukup fenomenal dan legendaris. Dari segi disain, CJ-7 menjadi ‘induk’ bagi YJ Wrangler dan TJ Wrangler, di mana selama tiga generasi dan selama kurang lebih 3 dasawarsa traditional Jeep ini tidak mengalami perubahan disain yang berarti. Dapat dikatakan bahwa CJ-7 berhasil memberikan keabadian disain hingga dua generasi berikutnya.
 
Sebut saja TT. Pria yang berkarir dalam bidang finansial ini awalnya membeli sebuah CJ-7 yang telah diubah menjadi YJ Wrangler. Namun ternyata YJ Wrangler ‘jejadian’ tersebut tidak mampu memuaskan hatinya dikarenakan banyak kekurangan yang ditemui. Atas dasar itu TT pun mulai berburu barang-barang YJ Wrangler, mulai dari body, sasis, mesin, drivetrain dan segala hal yang ada mengenai sosok YJ. “Banyak kekurangan yang ada pada hasil rombakan tersebut dan oleh karenanya saya pun pasang kuping tentang semua yang dapat saya lengkapi,” tuturnya. Dalam perjalanannya mengumpulkan piranti tersebut TT juga mencari banyak referensi, dan lebih jauh lagi tentang sejarah dan filosofi Jeep.

Dari situlah pandangannya berubah dan ia baru menyadari bahwa ternyata CJ-7lah yang ternyata paling menggentarkan hati dan pikirannya. Haluan pun berubah. Dengan bermodalkan semua peranti YJ Wrangler, TT pun mantap melangkah membangun CJ-7 impiannya. “Saya merasa bahwa harus mengembalikan kembali jip saya ini pada citrarasa tradisional sebuah Jeep. Bahkan saya ingin menghilangkan influence Eropa yang dihembuskan lewat Renault dengan lampu kotaknya,” cerocosnya bersemangat.

Jika melihat dari penampilannya, tak salah jika orang melihatnya sebagai sosok sebuah CJ-7, namun jika diselami lebih dalam, maka prosentase kandungan YJ Wrangler lebih banyak dibandingkan dengan CJ7. TT pun mengaku puas dengan jalan keputusan yang dipilihnya. The newer Jeep with ol’ time manner

Mesin

Mesin Powertech 242 milik YJ Wrangler menjadi pengghuni kompartemen mesin. Selain lebih canggih dibandingkan dengan mesin AMC 258 bawaan CJ-7, mesin donor ini mampu mencetak tenaga dan torsi lebih besar namun lebih efisien dalam penggunaan bahan bakar. Mesin 4.0 liter ini dibiarkan dalam kondisi standar, namun sistem pendinginannya dimaksimalkan dengan penggunaan radiator allumunium lansiran Griffin.

Girboks dan transfercase

Girboks 5 speed manual milik YJ dipercaya sebagai penghantar tenaga mesin. Tak puas dengan tongkat transmisi bawaan kendaraan, maka tongkat lansiran Hurst pun ditanamkan, dengan demikian proses pemindahan girboks menjadi lebih mudah dan ringan. Sedangkan tranfercase Dana 300 milik CJ-7 tetap dipertahankan, hanya saja karena letak bonggol gardan depannya yang beda, maka pemasangan tranfercase ini pun diputar  supaya output shaftnya berubah dari posisi kanan menjadi kiri.

Gardan

Gardan depan dan  belakang mencomot bulat-bulat dari YJ Wrangler. Sedangkan untuk kesempurnaan kenyamanan suspensi, maka per daun Old Man Emu ukuran standar pun diduetkan dengan sokbreker bilstein pada keempat sisi rodanya.

Interior

Melongok ke dalam interiornya, maka aroma perpaduan antara CJ-7 dengan YJ Wrangler langsung terasa. Dasbor ala CJ7 masih dapat dinikmati, namun indikator-indikatornya diganti dengan produk aftermarket buatan Autometer, sedangkan jika pengaruh YJ Wrangler dapat ditemui pada rollbar 4 titiknya. Nampaknya TT ingin memberikan kesan sedikit lebih sportif pada jipnya dengan dipasangkannya jok semibucket dan sabuk pengaman 4 titik.

Bumper

bumper depan dan belakang mengandalkan buatan Warn. Khusus untuk bumper belakang dilengkapi dengan tire carrier

Kancing kap

Sepasang kancing kap motor lansiran Daystar dipasangkan untuk menahan kap motor milik CJ-7 agar tak terhempas dari tempatnya.

Antena

Dari penampilan fisik YJ yang ada, antenanya lah yang menjadi salah satu peninggalan YJ yang masih bisa dinikmati sedangkan untuk spionnya menggunakan milik TJ Wrangler.

Ban dan pelek

Karet bundar lansiran Toyo dipadukan dengan pelek kaleng buatan AWC kolaborasi yang dipilih untuk menjelajahi permukaan berbagai macam tipikal jalanan.
      
Spesifikasi

 

 Mesin  Powertech 242 cu.in (4.0 liter)
 6 silinder inline (OEM YJ Wrangler)
 Transmisi   AX15 5 speed manual (OEM YJ Wrangler) 
 Tranfercase   Dana 300 speed part-time
 Shifter kit  Hurst short throw
 Plat kopling & 
 Dekrup
 Centerforce
 Gardan  Dana 30 (depan)
 Dana 35 (belakang)
 Sasis   YJ Wrangler
 Body tube  YJ Wrangler
 Frame kaca  YJ Wrangler
 Rolbar  YJ Wrangler
 Sokbreker  Bilstein (depan/belakang)
 Per  Old Man Emu
 Pelek  AWC Steel 16 x 7
 Ban  Toyo MT265/75/16
 Stainless steel
 brake lines
 Goodrich
 Header  Borla
 Radiator  Grifin
 Elektrik fan  Mopar Grand Cherokee V8
 Kanvas  Bestop tipe supertop
 Overfender  OEM CJ-7
 Bumper depan   Warn
 Bumper belakang   Warn
 Dasbor instument   Autometer Gauge
 Coloum steer  XJ Cherokee w/ tilt steering
 Fuse box  Painless wiring

 

     
 


Bengkel WILLYAMS RACING 4x4

Spesialis : Parts & ACCESSORIES

Jl. Laswi No. 87A Bandung. T: (022) 7330788

Bengkel Volcano Motor Sport

Spesialis :

Jl. Mohammad Toha 276 Bandung T: (022) 5205658

Bengkel Welirank 4x4

Spesialis :

Jl. Komando Hayam Wuruk 181 Petak Pacet Mojokerto, Jawa Timur
JIP [TV]
Video King Of The Hammers clip by JIP
JIP IMAGE
Event | Green International Xtreme Adventure (GIXA) 2016
Event | Green International Xtreme Adventure (GIXA) 2016
JIP TWITTER FEED
Review Produk