KANAL 4Event

JIP - Seri ke 3 Jatim Extreme Challenge 4x4 (JEC4x4) kembali digelar, kali ini giliran Jember yang menjadi tuan rumah. Lokasi gelaran bertempat di PTPN XII Kebun Glantangan. Rangkaian acara dibuka oleh Wagub Jawa Timur, Drs H Syaifullah Yusuf yang datang langsung ke lokasi yang berjarak sekitar 20 km dari kota Jember. Yang unik, nuansa Pramuka begitu kental di acara pembukaan, tak lain karena gelaran ini disupport oleh HM Arum Sabil, yang tidak lain Ketua Saka Taruna Bumi.

Jember cukup ideal untuk menggelar event offroad apapun. Tak heran, karena kota ini mendapat julukan Kota Seribu Bukit. Teriknya matahari disertai kepulan debu tebal menjadi ‘bumbu penyedap’ di trek Glantangan.

Ada beberapa hal yang menarik dari event kali ini. Obstacle yang sarat dengan sisi teknikal kembali membawa kita ke event kompetisi adventure beberapa tahun silam. Strategi dan sinergi antara kelihaian driver, dengan kelincahan serta kondisi fisik co-driver mutlak untuk menggapai hasil optimal.

Atmosfer persaingan, utamanya di kelas ekstrem berlangsung seru. Dek Ray dari tim Dasico Bali, pemegang tahta seri 2 lalu, mendapat perlawanan cukup sengit. Namun menjadi yang tercepat pada 4 dari 7 SCS yang ada, serta bermain konsisten di SCS lainnya membuatnya menjauh dari kejaran pesaing. Azis Yurianto yang terkendala dengan ‘brebet’ mesin dari awal hingga akhir lomba berjibaku di tiap SCS nya untuk  tetap berada di papan atas dan di posisi runner-up. Sedangkan Krisna Didiet Wiwaha, yang bermain kurang impresif di 3 SCS awal, berhasil memperbaiki posisinya di 4 SCS tersisa dan berhasil mengunci posisi 3.

Hal menarik lainnya adalah dibukanya kelas mud racing. Trek sepanjang 2,1 km dengan lebar hingga 9 meter ini sejatinya untuk 2 kelas di Mud Racing, namun juga dijadikan SS 7 buat kategori extreme. Di trek ini 2 peserta dilepas berbarengan dan harus menempuh 2 lap. Seru, hanya saja pekatnya debu jadi handicap tersendiri buat pembalap yang berada di posisi belakang. “Yang menjadi krusial di trek ini adalah tikungan awal, siapa yang unggul  disitu, kansnya lebih besar untuk menang. Karena jarak pandang jika di posisi belakang sangat-sangat terbatas akibat debu,” papar Hendy Sasongko, offroader yang kini tergabung di tim Dasico Bali.

Rangkaian seri JEC4x4 tahun depan siap digulirkan,”Cukup banyak daerah di Jawa Timur yang bersedia menjadi tuan rumah. Kita lihat saja, mungkin 5 seri di tahun depan bisa terwujud. Dari segi konsep dan pelaksanaan, pasti akan semakin baik,” papar Alex Galena selaku Event Director. Dengan animo offroder dari luar Jawa Timur yang hadir bahkan hingga luar pulau seperti Sumatera, Kalimantan dan Bali hingga Lombok. Tidak salah rasanya menobatkan even JEC4x4 ini even regional namun berkualitas dan berskala nasional.

Tidak percaya, kita tunggu saja gebrakannya di seri 2016 !

 

Penulis – Foto : Kodjang

 


Bengkel WILLYAMS RACING 4x4

Spesialis : Parts & ACCESSORIES

Jl. Laswi No. 87A Bandung. T: (022) 7330788

Bengkel Volcano Motor Sport

Spesialis :

Jl. Mohammad Toha 276 Bandung T: (022) 5205658

Bengkel Welirank 4x4

Spesialis :

Jl. Komando Hayam Wuruk 181 Petak Pacet Mojokerto, Jawa Timur
JIP [TV]
Video King Of The Hammers clip by JIP
JIP IMAGE
Modifikasi Off-road | Suzuki Escudo 1996
Modifikasi Off-road | Suzuki Escudo 1996
JIP TWITTER FEED
Review Produk