KANAL 4Modifikasi

JIPBerawal dengan memiliki beberapa koleksi diecast Land Rover, pria ini tergoda memiliki aslinya. Tak puas dengan Seri III LWB, rupanya pria wiraswasta ini tak kapok juga. Dengan niatan serius, Om Permadi sengaja berburu Series jenis pikap. “Karena sudah punya jenis Wagon di rumah.”

Sudah punya satu jenis masih penasaran dengan model lainnya. Urusan jip rasanya tak pernah ada ujungnya, seakan mengandung candu. Kalau jodoh tak lari kemana, mungkin itu peribahasa yang cocok saat ia berhasil menemukan tambatan hatinya. Pada 2005 tak sengaja main ke rumah salah satu teman, ia melihat sosok landy teronggok di sudut rumah itu. Tanpa pikir panjang dan proses transaksi yang pelik, Land Rover Series 2 Pikap berhasil ia dapatkan.

Hanya butuh dua bulan untuk merestorasi kendaraan ini. “Waktu beli kondisinya memang masih bagus, cuma gak keurus saja sama pemilik sebelumnya,” tegas Om Permadi. Si batok -- begitu anak-anak Om Permadi menyebutnya secara keseluruhan hanya perlu sedikit finishing. “Cuma ganti ban dan cat ulang aja.” Tak perlu pusing mencari bengkel restorasi, ia memiliki tim pribadi yang mengurusi. “Karena saya suka utak atik jip, daripada bingung cari bengkel, saya siapkan tim khusus,” ucapnya.

Betapa gembira pria bernama lengkap I Ketut Permadi ketika mendapatkan idamannya. Di sisi lain, meski koleksi jipnya tak hanya brand Land Rover, namun memiliki kendaraan asal Inggris satu ini cukup membuat dirinya was-was. “Rumor yang berhembus diantara teman-teman, cari parts dan aksesoris Landy susah. Saya was-was waktu nglengkapin kurangannya, pikiran saya cuma duh dapat barangnya nggak ya,” ucapnya.

Sang pemilik mengaku cukup deg-degan saat berburu kelengkapannya. “Nyari sana sini, akhirnya dapat juga lampu Lucas, distibutor CDI britpart dan coil asli Landy. Susah diungkapkan nilai kepuasannya,” ungkap Om Permadi dengan wajah lega. Kalau ada niat, pasti ada jalan.

Konsep restorasi rupanya sudah menjadi hal wajib bagi pecinta jip di Indonesia. “Saya suka aliran klasik, makanya saya restorasi seperti keluar dari pabrik dengan beberapa penyesuaian,” tegas pria yang hobi membaca buku arkeologi. Awalnya Om Permadi tak terbesit untuk menambahkan kanvas di bak belakang. “Kanvas itu bekas punya teman, ditawarin ke saya. Saya pikir lagi boleh juga ya, buat nyimpan barang di belakang lebih aman,” jelas pehobi touring itu.

Memiliki jip, bak memiliki binatang peliharaan yang perlu pemeriksaan dan perawatan teratur agar performa tetap optimal. “Beberapa kali saya pakai touring untuk jarak jauh dan menjelajah, sejauh ini hampir tidak ada masalah. Apalagi Si Batok tergolong irit,” ungkap Om Permadi yang pernah membawa tunggangannya ke Bromo Jawa Timur. Mantap!

Jika dilihat dari depan ada satu bagian dari sosok Si Batok yang mencuri pandangan. Yaps, bumper depan menggunakan bumper Ex Militer. Meski beraliran restorasi, jip ini dibangun sesuai selera sang pemilik. Sah-sah saja!

 

Berburu kelengkapan Series memang gampang-gampang susah. Sementara terpasang pelek milik Series III LWB. Pelek milik Series II masih dalam pencarian.

 

Spion milik Series II nampaknya lebih pas sebagai pajangan.

 

List bodi galvanized masih dalam keadaan rapi.

 

Instrumen dashboard nan minimalis masih terlihat segar.

 

SPESIFIKASI TEKNIS

Land Rover Series II (Pikap) 1960

Mesin : OEM Series II 4 Cylinder

Girboks : OEM Series II

Transfercase : OEM Series II 

Ban : Simex MP Trekker 7.50x16

Velg : Series III LWB

Sasis : OEM Series II

Sokbreaker : Billstein (depan), Old Men Emu (belakang)

Per : OEM Series II

Locker : AVM

Gardan : OEM Series II

Stir : Series II A

 

Foto & Teks : Ferlie Milawanti

 

 

Bengkel WILLYAMS RACING 4x4

Spesialis : Parts & ACCESSORIES

Jl. Laswi No. 87A Bandung. T: (022) 7330788

Bengkel Volcano Motor Sport

Spesialis :

Jl. Mohammad Toha 276 Bandung T: (022) 5205658

Bengkel Welirank 4x4

Spesialis :

Jl. Komando Hayam Wuruk 181 Petak Pacet Mojokerto, Jawa Timur
JIP [TV]
Video King Of The Hammers clip by JIP
JIP IMAGE
Utilitas | Diesel Turbo
Utilitas | Diesel Turbo
JIP TWITTER FEED
Review Produk