KANAL 4Modifikasi

JIP - Sepertinya semua penggemar 4x4 pasti mengenal atau setidaknya pernah mendengar reputasi Unimog sebagai kendaraan segala medan yang tangguh. Begitu pun dengan pria yang enggan disebutkan namanya ini. “Saya mengenal truk ini luar-dalam. Bukan sekadar melalui referensi, namun juga secara fisik berikut kemampuannya,” imbuh pensiunan pada salah satu Angkatan Bersenjata Indonesia ini. “Bahkan saya pernah mengikuti training khusus Unimog di Jerman dan Austria,” kenangnya.

Memiliki truk yang namanya berasal dari singkatan "UNIversal-MOtor-Gerät", ini segera menjadi angannya. “Khususnya untuk tipe 435, yang merupakan Unimog dengan model kabin kotak pertama, karena kita bisa merasakan kenyamanan sekaligus kehandalan off-roadnya,” serunya. “Seri inilah yang menjadi pembuka Unimog yang nyaman dan menjadi blue print pada generasi berikutnya dari kelas fullsize Unimog,” jelasnya.

Singkat cerita, kesempatan memiliki Unimog pun muncul dan tidak disia-siakan oleh penggemar kendaraan militer ini. Tentu tipe 435 lah yang menjadi pilihan. Namun lantaran ia mengenalnya dengan baik, ia justru tidak menginginkan Unimognya dalam kondisi standar. “Saya menginginkan Unimog yang mampu mengangkut penumpang lebih banyak. Oleh sebab itu saya rasa tipe doble kabin paling cocok,” ujarnya.

“Unimog ini awalnya merupakan single kabin standar untuk militer, supaya menjadi dobel kabin, maka harus menyatukan dua kabin Unimog,” kisahnya. “Bukan ide yang orisinal memang, karena tipe dobel kabin memang ada, khususnya pada tipe 435 U1700, sedangkan tipe U1300L sepert ini tidak ada,” lanjutnya.

Tidak mandeg di situ saja. iapun melakukan upgrade pada ban. “Unimog itu unik, khusus untuk bannya bisa di-upgrade ukurannya menjadi lebih besar dari ukuran 1.250 x R20, hingga 1.450 x R20 tanpa harus mengutak-atik suspensi loh,” jelasnya. “Maka untuk itu saya pergunakan ban dengan ukuran besar, pilihan ban jatuh pada ban seperti yang dipergunakan pada panser Anoa,” paparnya. “Boleh dikatakan sekarang Unimog 1300 ini adalah Unimog 1300 plus...plus ruangan dan ukuran ban,” kekehnya menutup obrolan

 

Mesin

Mesin diesel 6 silinder inline 5,7 liter berkode OH 352 berhasil direkondisi dengan baik.  Jika menilik spesifikasi pabrik, mesin ini mampu menyemburkan 130 hp dan torsi 363Nm@1700 rpm. Mesin ini termasyur mampu disiksa dalam kondisi terburuk sekalipun, dan tidak dilengkapi dengan teknologi canggih. Dengan kondisi ini, truk ini bisa mengkonsumsi solar buruk dengan perawatan mesin yang cukup rendah. Idle mesin dapat diatur secara manual dengan menggunakan tuas yang berada di dalam kabin.  

Kesaktian Unimog terletak pada girboksnya. Truk ini memiliki 8 percepatan maju dan 8 percepatan mundur. Di mana terdapat rasio high, low dan superlow. Angka 5.76 : 1 menjadi rasio gir low, sementara pada super low memiliki rasio 55.87 : 1. Angka crawling ratio paling rendah dapat dicapai pada 4500 : 1! Sehingga cukup membuat truk ini merayap lebih lambat dar siput tanpa khawatir kehilangan napas. Sementara transfercasenya hanya memiliki tugas untuk menyalurkan tenaga ke roda bagian depan dan belakang, serta memiliki fungsi central diff lock.

Gardan portal merupakan ciri Unimog. Dengan gardan ini, ground clearance truk meningkat. Selain itu dengan kontruksi gardan portal, as roda tidak memangku beban terlalu besar lantaran berbagi dengan gir reduksi yang ada pada tiap ujung axle. Baik gardan depan maupun belakang dilengkapi differential locking yang dioperasikan dengan pneumatik. Sementara rasio final gir dipatok pada angka 6,5 : 1. (um 2&4)

Angin menjadi kunci utama untuk mengoperasikan Unimog. Hampir semua peranti mulai dari rem hingga kopling dioperasikan secara pneumatik, alias dengan tekanan angin. Oleh sebab itu, saat mengoperasian truk ini harus rajin memantau tekanan angin dan juga menjaga peranti pendukungnya dalam kondisi baik. 

Aktivasi central differential lock dan axle diff lock dilakukan dengan menggunakan tuas pada dasbor. 

Dasbor sederhana namun informatif untuk disimak, termasuk posisi gir yang tengah dipergunakan. Butuh cara tersendiri untuk mengawasi posisi 8 percepatan maju dan 8 percepatan muncur. 

Dalam kondisi standar, truk ini dapat mengarungi air dengan kedalaman 1.2 meter tanpa kesulitan. Jika kedalamannya lebih dari itu, maka disiapkan snorkel. (um 12)

 

Ukuran ban 1.250 x R20, masih dirasa kurang besar. Sebagai gantinya dipergunakan ban dengan ukuran lebih besar 1.400 x R20 alias seukuran dengan ban yang dipergunakan panser Anoa racikan Pindad. Uniknya penggantian ban dengan ukuran lebih besar ini sama sekali tidak mengubah spek suspensi Unimog. Karena sebenarnya Unimog dirancang untuk menggunakan ban dengan ukuran lebih besar yakni 1.450 x R20. 

Kabin luas dan tinggi menjadi ciri Unimog generasi 435 ini. Truk ini merupakan Unimog pertama yang dapat dikatakan cukup nyaman dan mudah dikendarai. Sehingga model yang pertama kalinya diperkenalkan pada tahun 1976 ini menjadi acuan pengembangan model-model Unimog setelahnya. 

Spesifikasi

Mesin : OH352  6 silinder inline 5.7 liter diesel OEM U 1300

Girboks : manual 8 speed maju, 8 speed mundur OEM U 1300

Tranfercase : full time OEM U 1300

Sasis : OEM U 1300

Bodi : customized U1300

Gardan : OEM U1500 portale axle

Rem : Cakram depan/belakang

Bak : Customized U1300

Ban : Continental  1.400 x R20

Bengkel : Wong Ireng Group

                  Telp: 081381559499

 


Bengkel WILLYAMS RACING 4x4

Spesialis : Parts & ACCESSORIES

Jl. Laswi No. 87A Bandung. T: (022) 7330788

Bengkel Volcano Motor Sport

Spesialis :

Jl. Mohammad Toha 276 Bandung T: (022) 5205658

Bengkel Welirank 4x4

Spesialis :

Jl. Komando Hayam Wuruk 181 Petak Pacet Mojokerto, Jawa Timur
JIP [TV]
Video King Of The Hammers clip by JIP
JIP IMAGE
Utilitas | Diesel Turbo
Utilitas | Diesel Turbo
JIP TWITTER FEED
Review Produk