KANAL 4Modifikasi

JIPKehadiran M151A2 MUTT pada tahun 1969 sebagai kendaraan perang merupakan sebuah evolusi dari M151 yang mengalami beberapa perubahan. Berbeda dengan M151 garapan Ford, M151A2 diproduksi oleh AM General Motor dan Kaiser. Secara signifikan perbedaan tersebut bisa dilihat dari perubahan bodi. Suspensi belakang mengalami revisi  menggunakan sistem semi-trailing arm yang sangat mengurangi kecendurungan terguling saat manuver.

Bukanlah tanpa alasan restorasi M151A2 dilakukan hanya demi melengkapi koleksi jip versi militer seperti yang pernah dibahas di edisi 164 Ford MUTT M151A1 Hardtop. Yaps, dialah Nono Purwidwiyanto. Populasi jip tipe MUTT seri M151 yang tak banyak di Indonesia justru menjadi tantangan dan kepuasan tersendiri baginya."Tentunya untuk melengkapi koleksi seri M151 yang belum dimiliki. Barangnya susah nyari, jarang banget yang pakai tapi puas bisa jadi orisinilan". Pria yang pernah mengenyam pendidikan jurusan listrik ini memang tergila-gila pada kendaraan militer taktis. Terlebih merestorasi sesuai standar pabrik dan mengembalikan fungsinya. Hmm, wajar saja satu garasi penuh dengan koleksi berbau kendaraan militer. "Selain belajar soal sejarah, saya juga jadi tahu pemakaian operasional di TNI", cetusnya.

Apapun kondisi kendaraannya tak jadi masalah ketika meminang sebuah jip sebagai sebuah hobi. "Emang dijual oleh Hidayat dari Cianjur Jabar karena rusak dan belum pernah diperbaiki dari awal semenjak pembelian Dum dari TNI", ujar pria kelahiran '59. April 2014, jipnya yang keenam segera diusung ke bengkel pribadinya.

Dengan penuh kesabaran Om Nono bersama timnya lekas memulai restorasi, "Kondisinya bahan buanget, hampir 98 persen full restorasi". Dari sekian banyak koleksi jip militernya, ia selalu menjumpai masalah yang sama karena harus berburu kelengkapannya. Jangan ditanya soal ketersediaan spare part dan aksesori di Indonesia, karena tak akan pernah kita jumpai. Kalau sudah hobi, segala cara dilakukan demi memenuhi hasrat dan keinginannya. Mungkin bagi Om Nono tak pernah mengenal kata kapok, terbukti pada koleksinya yang terus bertambah. Pengalamannya dalam hal berburu suku cadang dan aksesoris patut diacungi jempol. Hmm, bisa kita lihat detailnya semua aksesoris baru dan orisinal! Pantas jika merogoh kocek sampai 200 jutaan.

Hampir semua bagian mengalami restorasi, "Bodi dikerjakan 3 bulan. Mesin, transmisi dan girbok semua overhaul, termasuk suspensi dikerjakan selama 6 bulan. Yang paling lama tunggu kiriman barang impor". Belum genap setahun Februari 2015, tunggangannya sudah turun ke jalan untuk test drive. Dirasa belum pas, perlu finishing 3 bulan. Segala sesuatu yang kita sukai pasti mengharapkan sebuah kesempurnaan bahkan sampai hal terkecil, seperti halnya Om Nono. "Untuk aksesorisnya sudah lengkap 95 persen, sisa 5 persen masih cari mur baut asli pabrik". Wah!

"Sementara ini dulu, garasinya penuh. Nggak enak sama tetangga", celoteh Om Nono yang berkeinginan memiliki museum mini Jeep Military.

Foto dan Teks: Ferlie Milawanti


Bengkel WILLYAMS RACING 4x4

Spesialis : Parts & ACCESSORIES

Jl. Laswi No. 87A Bandung. T: (022) 7330788

Bengkel Volcano Motor Sport

Spesialis :

Jl. Mohammad Toha 276 Bandung T: (022) 5205658

Bengkel Welirank 4x4

Spesialis :

Jl. Komando Hayam Wuruk 181 Petak Pacet Mojokerto, Jawa Timur
JIP [TV]
Video King Of The Hammers clip by JIP
JIP IMAGE
Utilitas | Diesel Turbo
Utilitas | Diesel Turbo
JIP TWITTER FEED
Review Produk