KANAL 4Review Product

JIP Dewasa ini penggunaan sintetik rope semakin sering. Sintetik rope memiliki bobot ringan sehingga mudah dan tidak menguras tenaga, khususnya bagi navigator. Kehadiran  ‘tali sintentik’ ini melahirkan kemunculan fairlead jenis baru yang khusus dirancang dari bahan polyethylene ini.

Fairlead khusus ini dikenal sebagai Hawse Fairlead. Berbeda dengan tipe roller fairlead yang biasa dipergunakan pada kabel baja, hawse tidak dilengkapi dengan roller dan hanya mengandalkan licinnya permukaan hawse saja. “Karena hawse memiliki mulut yang statis dan pada umumnya memiliki ukuran yang tidak terlalu jauh dari ukuran talinya, maka pada proses penggulungan tali mudah diatur, khususnya pada gulungan drum,” tutur Wahyu Lamban Jatmiko salah satu off-roader muda Indonesia. “Roller fairlead bisa dipergunakan pada sintetik rope, namun kurang pas dan tak jarang rollernya justru menjepit tali itu sendiri. Hal ini karena sifat dari sintetik rope yang elastis dan memiliki bentuk dinamis,” lanjut Wahyu.

Merek-merek terkenal asal Amerika seperti Warn pun menyediakan peranti ini sebagai pilihan. Namun tak ketinggalan pula hawse produk dalam negeri yang turut meramaikan pilihan. Flathead merupakan produk anak bangsa yang mencoba masuk dalam peta persaingan di pasar Indonesia. Perlu dicatat, bahwa tidak banyak produk dalam negeri yang secara idealis melakukan riset mendalam, khususnya pada produk aksesori off-road.

Sebagai produk dalam negeri, Flathead sepenuhnya dirancang dan dibuat di dalam negeri. “Flathead sepenuhnya menggunakan bahan allunium cast dan difinishing dengan cara polish,” jelas Iskhak Yuda, selaku manufaktur Flathead. “Kita mengunakan cara tradisional dengan teknik cetak tuang dan setiap produk difinishing satu per satu secara manual,” lanjut pria yang suka melakukan eksperimen ini.

“Dalam melakukan pemilihan dan peracikan bahan, kita mengatur komposisi chemical untuk mendapatkan hasil yang ideal, yakni bahan yang kuat dan memiliki ketahanan yang baik terhadap gesekan dan panas (yang ditimbulkan oleh gesekan antara permukaan fairlead dan tali sintetik),” tuturnya. “Pada tahap percobaan kita mengalami kegagalan karena kurang idealnya chemical composition pada saat itu. Namun setelah kita seting ulang komposisinya, kita dapatkan hasil yang cukup menggembirakan,” sambungnya.

Hawse Flathead memiliki ketebalan bahan 3 cm yang dinilai cukup ideal untuk mengarahkan tambang dengan ukuran 3/8 inci hingga kelas hibrid 5/16 inci. Sedangkan untuk ukuran keseluruhan, Flathead memiliki panjang 28 cm dan lebar 10 cm masih dalam batas dimensi universal sebuah hawse fairlead. Sehingga bisa dipergunakan pada berbagai macam produk winch yang banyak dipasarkan di dalam negeri.

Mengenai harga, produk ini mencoba mematok harga yang rasional dan tetap bersahabat dengan kantong pengguna. “Kita mencoba menyuguhkan produk Indonesia yang berkualitas dan memiliki harga yang bersahabat dengan pasar Indonesia. Sehingga para off-roader di Tanah Air dapat memiliki produk yang bagus secara kualitas, namun tetap terjangkau. Kita patok dengan harga di bawah Rp.500.000,- saja.” tutup Ishak.

Sejauh ini, produk anak bangsa ini telah dipergunakan pada beberapa event adventure dan expedisi di Tanah Air. Bahkan telah diekspor terutama ke Italia dan beberapa negara Eropa Timur.   

Harga IDR 475.000

Dapat dipesan di

Si Demp Garage 0812-8739-4828

Quadrive 0812-9703-8438

 

 


Bengkel WILLYAMS RACING 4x4

Spesialis : Parts & ACCESSORIES

Jl. Laswi No. 87A Bandung. T: (022) 7330788

Bengkel Volcano Motor Sport

Spesialis :

Jl. Mohammad Toha 276 Bandung T: (022) 5205658

Bengkel Welirank 4x4

Spesialis :

Jl. Komando Hayam Wuruk 181 Petak Pacet Mojokerto, Jawa Timur
JIP [TV]
Video King Of The Hammers clip by JIP
JIP IMAGE
Utilitas | Diesel Turbo
Utilitas | Diesel Turbo
JIP TWITTER FEED
Review Produk