KANAL 4Utilitas

JIPKendaraan moderen tidak hanya lebih efisien dan nyaman, namun juga sarat dengan peranti keselamatan, seperti Airbag. Perangkat yang pemakaiannya dipelopori oleh General Motors dan Ford Motor Company di era tahun 1970-an ini telah ditetapkan oleh sebagaian produser kendaraan roda 4 atau lebih, sebagai standar keselamatan yang dikembangkan.

Sebuah kendaraan terkini tak jarang memiliki lebih dari satu airbag, bahkan ada yang memiliki hingga 10 buah airbag. SUV dan kendaraan 4x4 pun dewasa ini telah dilengkapi dengan peranti ini.

Faktanya, SUV dan 4x4 menjadi salah satu kendaraan yang banyak dimodifikasi, salah satunya dengan menggunakan bumper aftermarket berbahan besi. Pemasangan bumper tak jarang juga diikuti dengan instalasi winch. Kehadiran bumper besi yang lebih berat dan keras dibandingkan dengan bumper bawaan asli kendaraan, cenderung menyebabkan malfungsi untuk aktifasi airbag. Pada saat terjadi impact,          sensor tidak dapat terpicu sehingga airbag gagal mengembang.

“Itu cerita lama. Bumper aftermarket mengalami pengembangan dan teknologi terkini yang dipakainya menyebabkan airbag dapat berfungsi dengan normal,” tutur Arif dari Banteng Mas, yang banyak menjual bumper aftermarket branded untuk pikap dobel kabin ini. “Street Legal yang diberlakukan pada beberapa negara, khususnya negara maju yang mendorong munculnya bumper seperti ini,” jelasnya.

ARB diketahui sebagai produsen aftermarket bumper pertama yang mengembangkan bumper aftermarket yang bisa mengakses sensor airbag ini. “Kunci dari teknologi bumper ini terdapat pada braketnya,” ujar Arif. “Braket ini memiliki desain dan konstruksi khusus, jika mendapatkan impact akan ringsek dan kemudian memicu sensor airbag,” lanjutnya. “Walau demikian bukan berarti braket ini tidak kokoh dalam menjalankan fungsinya sebagai penyangga bumper dan winch,” cerocosnya.

“Tidak semua produk aftermarket memiliki desain braket seperti ini, namun pada umumnya mereka mengembangkan sistem ini. Cepat atau lambat, nanti semua produk   bumper aftermarket akan menggunakan teknologi ini,” tutupnya.

 

Desain braket ini memiliki penampang dengan lipatan pelat  (A) dan konstruksi berongga (B) memungkinkan braket ambles dan ringsek, sehingga benturan yang ada dapat memicu sensor airbag.

Posisi sensor airbag pada kendaraan biasanya terletak di belakang bumper 

Konstruksi bumper merupakan sinergi antara braket dan bumper itu sendiri. Dalam hal aktifasi airbag, braket memiliki peran besar, sementara bumper tak ubahnya casing. Namun demikian “casing” ini memiliki peran meresap benturan. 

Thanks to:

Banteng Mas Accesories

Mega Glodok Kemayoran lantai 8 zona B no 3

Telp:
 (021) 29371145 

 (021) 92509736


Bengkel WILLYAMS RACING 4x4

Spesialis : Parts & ACCESSORIES

Jl. Laswi No. 87A Bandung. T: (022) 7330788

Bengkel Volcano Motor Sport

Spesialis :

Jl. Mohammad Toha 276 Bandung T: (022) 5205658

Bengkel Welirank 4x4

Spesialis :

Jl. Komando Hayam Wuruk 181 Petak Pacet Mojokerto, Jawa Timur
JIP [TV]
Video King Of The Hammers clip by JIP
JIP IMAGE
Modifikasi Off-road | Suzuki Escudo 1996
Modifikasi Off-road | Suzuki Escudo 1996
JIP TWITTER FEED
Review Produk