KANAL 4Modifikasi

JIPMesin diesel memang paling pas dipakai untuk off-road. Durabilitas dan torsi, sudah jadi karakter mesin yang bekerja berkat pembakaran kompresi ini. Inilah alasan off-road dengan waktu lama dan trek ekstrem seperti IOX, disarankan memakai mesin diesel. “Walaupun belum ikut IOX, tapi rata-rata kendaraan off-road saya pakai mesin diesel, hehehe,” cengir Yoga.

Memang untuk off-road, Yoga sendiri mengandalkan mesin diesel di tunggangannya. Belum lama ini, dia pun kepikiran buat off-road pakai mesin bensin. “Saya belum pernah off-road pakai mesin V8. Biar sekalian, kalau mau pakai mesin bensin yang punya torsi besar kayak mesin diesel,” celetuknya.

“Saya sebenarnya lebih suka kendaraan 4x4 asal Jepang,” ucap Yoga. Dulu ayah muda ini, sempat beberapa kali pakai kendaraan 4x4 Amerika jenis Cherokee. Tapi dia tidak betah, dan tetap mengandalkan kendaraan 4x4 asal Jepang. Itu kenapa line-up kendaraan 4x4 di rumahnya hanya Toyota, Nissan dan Suzuki.

Namun, untuk incaran mesin V8, Yoga tertarik dengan salah satu kendaraan 4x4 asal Amerika, yaitu Grand Cherokee tipe WJ. “Ini saatnya ubah mindset tentang kendaraan 4x4, kali ini harus suka dengan pilihan Grand Cherokee,” celetuknya.

Ditambah lagi, anak pertama Yoga suka dengan sosok WJ. “Berhubung anak saya suka, ya langsung saja dituruti. Lagian sudah waktunya punya kendaraan off-road yang nyaman buat ajak anak saya,” ucap Yoga.

Memang sosok Grand Cherokee WJ ini paling enak dilihat, ketimbang generasi lainnya. Sosoknya maskulin, desainnya modern, tapi tidak terlalu manis buat kendaraan 4x4. Tinggal pasangkan ban kasar diameter besar, bumper pipa, dan winch, sudah berubah sangar tongkrongannya. Tidak salah kalah sang anak tertarik dengan sosok WJ, “Kebetulan saya juga paling suka dengan Grand Cherokee tipe ini,” jelas Yoga.

Kalau berpenggerak 4x4 wajib bisa dipakai buat ‘main’, itu motonya. Baru dipinang empat bulan lalu. Tongkrongan Grand Cherokee yang maskulin pun berubah jadi sangar. “Sebenarnya bukan untuk off-road berat, yang penting bisa main tanah saat akhir pekan,” jelasnya.

Makanya tidak banyak ubahan pada tunggangan yang satu ini. Yoga hanya mengganti ban Super Swamper Bogger ukuran 33”, dengan pelek beadlock. “Sekarang iseng punya tempat ngoprek sendiri, jadi ini bumper hasil bikin sendiri deh, hehehe,” cengirnya.

 

Mesin

Biasa dengan mesin torsi besar diesel. Grand Cherokee WJ ini punya mesin V8 4.7 liter dalam ruang mesinnya. Torsi 400 Nm bawaan si mesin tentu cukup bikin puas sang pemilik.

Bumper

Ini adalah bumper hasil karya pertama sang pemilik, karena baru saja punya bengkel sendiri buat ngoprek tunggangan off-roadnya.

Kaki kaki

Agar lebih lega di fender saat pakai ban ukuran 33”, dipasangkang lift-kit milik Old Man Emu. “Lagian, Jeep lebih sangar kalau sedikit jangkung,” ucap Yoga

Interior

Dibiarkan standar biar nyaman bawa sang buah hati

Pelek

Pakai pelek beadlock biar lebih yakin di trek off-road

Spesifikasi Teknis

Mesin : 4.7 Liter V8 287CID

Gearbox  : Quadra-Trac II

Low Ratio : 2.72

Gardan  : OEM Grand Cherokee

Per : Old Man Emu (lift 2”)

Sokbreker : Old Man Emu

Ban : Super Swamper Bogger 33”

Pelek : Beadlock

Knalpot  : Borla

Bumper : Custom

Winch : Warn Powerplant

 


Bengkel WILLYAMS RACING 4x4

Spesialis : Parts & ACCESSORIES

Jl. Laswi No. 87A Bandung. T: (022) 7330788

Bengkel Volcano Motor Sport

Spesialis :

Jl. Mohammad Toha 276 Bandung T: (022) 5205658

Bengkel Welirank 4x4

Spesialis :

Jl. Komando Hayam Wuruk 181 Petak Pacet Mojokerto, Jawa Timur